Ronaldo, dari Mesin Pencetak Gol jadi Striker Mandul

Ronaldo, dari Mesin Pencetak Gol jadi Striker Mandul

Sumberbola.com – Bulan lalu, Cristiano Ronaldo dengan berani mengklaim bahwa dirinya adalah pemain terhebat dalam sejarah sepak bola, dan tidak ada yang sebaik dia.

Komentarnya muncul setelah menyamai pencapaian Lionel Messi atas perolehan lima Ballon d’Or. Dia mengatakan: “Saya adalah pemain terbaik dalam sejarah, pada saat-saat indah dan yang buruk.

“Saya menghormati pendapat semua orang, tapi saya belum pernah melihat orang yang lebih baik dari saya, saya selalu berpikir, tidak ada pemain sepak bola yang bisa melakukan hal-hal yang saya bisa. Tidak ada pemain yang lebih lengkap dari saya.”

Advertisement

Baca Juga:

Tentu saja, tidak semua orang setuju dengan apa yang dikatakan oleh bintang Real Madrid itu. Dan yang lebih buruk lagi — terutama bagi Ronaldo — adalah bahwa produktivitasnya dalam mencetak gol di musim ini tidak benar-benar sesuai dengan klaim yang telah dia katakan tentang menjadi pemain terbaik yang pernah ada.

Dalam 14 penampilan di La Liga, bintang Portugis itu telah mencetak empat gol, yang berarti dia telah tertinggal 12 di bawah pencetak gol terbanyak liga, Messi, yang telah mencetak 16 gol.

Penampilannya yang buruk di depan gawang berlanjut saat Real Madrid kalah 1-0 dari Villarreal di Santiago Bernabeu pada hari Sabtu (13/1), di mana tidak kurang dari 11 tembakan dia lepaskan, namun hanya empat yang menemui sasaran. Itu pun tidak berbuah gol.

Pekan demi pekan berlalu, nampaknya semakin banyak penggemar sepak bola mulai percaya bahwa dia telah melewati masa keemasannya. Dan itu nampak jika kita melihat kembali highlights individual dari Ronaldo dalam pertandingan melawan Villarreal.

Sekarang, Ronaldo telah berubah dari mesin pencetak gol yang mengantongi 25 gol liga musim lalu, menjadi seorang striker dengan tingkat konversi yang hanya 4,3%.

Tinggalkan Pesan

Masukan Komentarmu
Silahkan Masukan Namamu disini